Buku yang membahas tentang Situs kakek buyut Chili yang merupakan kompleks pemakaman pendiri/leluhur desa Kemiren, dan tidak jelas siapa kakek buyutnya. Namun, beberapa informan dan kuncen lain membenarkan bahwa kedua makam tersebut adalah makam kakek buyut Chili, dan makam salah satu muridnya (pelayan) hanya ditandai dengan batu hitam. Menurut wanita tua itu, nenek buyut adalah sosok yang bijaksana dan dihormati saat itu. Alam dan lingkungan dipahami sebagai sesuatu yang sakral dan sakral. Penduduk desa Kemiren juga menganggap
situs Buyut Cili sebagai situs suci. Situs kakek buyut Chili tidak hanya
sebuah bangunan pemakaman tetapi juga mencakup beberapa
daerah lain, termasuk beberapa anak sungai, sawah, ladang, dan
pemukiman di dekatnya. Masyarakat menggunakan air ini sebagai
dasar kegiatan sehari-hari, memanfaatkan sawah dan ladang sesuai
dengan kebutuhannya. Situs ini dihormati dan disakralkan oleh
masyarakat.